Saya Ratna Prameswari, guru Bahasa Indonesia. Saya tertarik pada literasi, sastra, pembelajaran berbasis cerita, dan cara-cara sederhana membuat siswa merasa aman untuk menyampaikan pendapat.
Kelas sejati bukanlah empat dinding, melainkan pasar, sawah, kantor, jalanan, bahkan kegagalan. Setiap tempat menyimpan pelajaran. Setiap orang, dari tukang sapu hingga profesor, adalah guru yang membawa cermin pengalaman berbeda. Jangan pernah meremehkan siapa pun, karena kebijaksanaan sering datang dari arah tak terduga. Namun, ilmu itu hidup; ia tidak mengejar yang sombong dan pasif. Ia hanya akan menemukan dan menetap pada hati yang lapar, yang mau merendah, bertanya, dan terus mencari. Jadilah pencari, maka semesta akan menjadi gurumu. Karena pada akhirnya, bukan kita yang menemukan ilmu, melainkan ilmu yang memilih siapa yang layak menjaganya dengan kerendahan hati.
Adab lebih utama daripada ilmu